MGOALINDO – Organisasi LFL, Karmine Corp (KCorp) berhasil mendatangkan Superstar AD Carry, Martin “Rekkles” Larsson.

Pemain asal Swedia itu [Martin] dicadangkan dan dijual oleh tim sebelumnya, G2 Esports setelah organisasi tersebut melewatkan World Championship (World) untuk pertama kalinya di edisi 2021.

Walaupun memiliki rekam jejak impresif, dengan memenangkan banyak gelar juara LEC saat memperkuat Fnatic, Rekkles tidak mendapatkan tawaran dari satu tim, karena harga buyout-nya sangat tinggi.

Dilansir dari Inven Global, sebagaimana dikonfirmasi oleh pendiri, pemilik & CEO G2, Carlos "ocelot" Rodríguez melalui Twitter, harga buyout sang pemain ada di angka $1,5 juta.

AD Carry berusia 25 tahun itu menjadi pemain LEC kedua yang berlabuh ke KCorp dalam setahun terakhir setelah Lucas "Cabochard" Simon-Meslet.

Cabochard bergabung dengan KCorp setelah pensiun sekitar enam bulan pasca enam tahun berkarier di LEC, untuk menggantikan Adam "Adam" Manaane yang diboyong Fnatic menjelang dimulainya LEC Summer Split 2021.

Namun, situasi kedua pemain kala bergabung dengan Karmine Corp tidak dapat disangkal berbeda. Cabochard baru saja keluar dari masa pensiun singkatnya, dan langkah kembali ke League of Legends kompetitif di wilayah asalnya adalah pilihan wajar jika ia ingin kembali menjajal LEC.